Laman

Selasa, 08 Mei 2012

Teknik Undercling
-    Tangan menghadap keatas memegang cling yang kokoh
-    Melangkah naik, dengan tumpuan berat pada kaki
-    Tangan sebagai pengatur keseimbangan, dan tangan satunya untuk mencapai point yang lebih tinggi

Teknik Mathelshelf
-          Pilih pegangan yang kokoh
-          Dengan tumpuan pada kaki berdiri setinggi mungkin dan salah satu siku di angkat
-          Tekan tebing yang di pegang
-          Melangkah naik, tumpuan keseimbangan pada kaki, seimbangkan dan cari mencari pegangan diatas berikutnya
Jamming Body dengan Teknik Off widht
Dengan menggunakan kombinasi tangan dan kaki merayap naik dalam crack

Chimneying

Simpul standar untuk mengikatkan tali ke tubuh, dengan menggunakan simpul 8 (figure eight) lalu sisa tali di lingkarkan kebadan atau jika telah memakai harness dikaitkan ke karabiner dan, mengulang alur simpul 8 dari belakang.



Menggunakan runner yang baik adalah dengan memberi ruang pada tali panjat bergerak secara simultan dan memberi gaya pegas pada sling sehingga tidak “jebol” saat jatuh
Semakin banyak runnner yang membelokkan tali membuat tali semakin berat
Simpul safety backup berguna pada saat darurat seperti rescue atau peralatan rusak/macet.
Untuk menyambung tali dapat dengan menggunakan simpul delapan

Pemasangan sling pada anchor paling kanan adalah salah karena karabiner mendapat tekanan dan tarikan gaya dari sling dan tali
Sedang pada anchor tengah lebih baik namun carabiner penghubung sling masih tersentuh oleh anchor sehingga dapat merusak carabiner itu sendiri
Sedang anchor paling kiri yang paling baik karena tarikan sepenuh di bebankan ke sling dan carabiner bebas dari sentuhan anchor







Menempatkan rigid-steam friend pada posisi horisontal tidak cocok, jika ada hentakan mudah patah. Gunakan fleksibel steam friend yang tangkainya terbuat dari kawat baja
Pisahkan tali pada sling dengan menggunakan dua carabiner agar mudah dalam pemakaiannya
Menggunakan dua tali pada pemanjatan, banyak digunakan di luar negeri karena faktor keamanan yang lebih terjamin, namun yang perlu diperhatikan adalah pengaturan runner agar tali tidak terbelit
Teknik biley dasar dengan menggunakan badan sebagai tumpuan. Yaitu dengan membuat aliran tali melingkar pada badan baik melewati pinggang atau melewati pinggung, misalnya tangan kiri sebagai pengatur laju tali maka tangan kanan sebagai alat remnya. adapun teknik pengereman laju tali yaitu, menjepit kedua tali dalam dua kepalan tangan atau melingkarkan penuh ketubuh


Turun tebing atau Rappeling menggunakan beberapa teknik dan peralatan, antara lain peralatan yang digunakan carabiner dan figure of eight, selain itu tali yang digunakan turun juga dapat dengan satu tali atau dua tali tergantung teknik pemanjatan sebelumnya.

Selain menggunakan alat juga dapat tanpa alat atau langsung menggunakan tali, namun cara ini adalah cara darurat yang tidak ada pilihan lain selain harus turun dengan teknik ini, teknik yang sering digunakan adalah teknik Dulfursitz
Gambar 1 dan 2 dari kiri salah dalam menempatkan friend ukuran kecil dengan cam friend terbuka terlalu lebar. Gambar ke 3 cam tertutup 50% sudah baik dan lebih bagus lagi pada gambar 4 dengan cam yang lebih besar dan camnya tertutup lebih dari 50% serta terasa stabil jika ada hentakan.
Mengikat sling pada anchor harus kuat dan ketat, tidak ada ruang untuk sling bergerak, menghindari friksi antara sling dan anchor yang akhirnya merusak runner




Terknik Penanganan tali
Penanganan tali panjat perlu diperhatikan karena berbeda dengan tali pada umumnya, menggulung tali ada dua cara dengan tangan atau dengan lutut. Begitula cara mengunci tali, sehingga saat akan dipakai tidak mengalami “kusut”
Jika masih akan digunakan lagi atau akan dibawa ketempat lain dapat dibuat seperti model tas punggung



Jamming

beberapa teknik jamming pada tangan baik pada crak vertikal dan horisontal




Chimneying dan posisi grip tangan pada crack


 
 
 
 







 



 


 

 




Tidak ada komentar: